Malam yang cerah, penuh senyum dan semangat, v(^_^)/.
Namun aku lupa, apakah ada rembulan dan bintang yang menghiasi langit saat itu..
Kami datang menuju tenda dengan beragam perasaan..
Ah, tepatnya AKU… entah mengenai yang lain…
Alhamdulillah… Aku BAHAGIA, karena malam itu aku banyak BELAJAR… ^^
Ada perasaan LEGA, karena aku telah maju tanpa gentar. Menenggelamkan musuh-musuh hatiku,, membenamkannya jauh-jauh.. setidaknya, tidak seperti kejadian di beberapa bulan yang lalu… kekalahanku yang lain, fiuhh…
KECEWA ? Pasti ada walau sedikit,, :(
Ouh… dan tetap saja, ada rasa BERSALAH, karena khawatir belum menunjukkan yang terbaik….. T_T
Sudah, kupikir tak ada gunanya berlarut menyalahkan diri sendiri.
Sekarang yang kupikirkan hanyalah…. Aku harus melakukan sesuatu!!! Sesuatu yang lain, yang bermanfaat…

* * * * *

pmr

“Mari, kita cek barang bawaan masing-masing! Udah komplit blum?”
“Siip… !!”
“Hm… Selanjutnya kita periksa perkakas tiap kelompok…”
Dan kami pun melakukan beberapa kali pencontrengan di list barang-barang bawaan.
Bismillahirrohmanirrohiim…. kami pun berangkat ke sebuah desa di daerah kabupaten Malang, lokasi lomba PMR ~Palang Merah Remaja~ Wira (PMR tingkat SMA) dengan riang gembira, penuh melodi merduu…^^
Sajian pemandangan alam bisa kami nikmati dari atas truk, persawahan yang luas…. hijau… hijau… dan hijau…. semilir angin dan hangat mentari mengukir simpul senyum di relungku. Subhanalloh…
Sepanjang perlajalan, kami tersenyum bersama :)

Beberapa jam kemudian, kami sampai di sebuah gelanggang olahraga. Hamparan tanah luas dengan sedikit rerumputan kering. Puluhan tenda para peserta dari penjuru Jawa Timur telah didirikan dengan rapi. Berjajar penuh warna, dengan beberapa pemanis dekorasi, bendera PMR, dan bendera PMI berkibar dengan gagah.

Fiuhh… kami datang cukup akhir rupanya :mrgreen: .

Sesegera mungkin, kami bergotong royong memindahkan timbunan barang bawaan dari atas truk menuju kavling tanah tenda kami yang letaknya di paling ujung. Lumayan jauh untuk hitungan berbolak-balik mengimbal membawa barang berat, kira-kira seratus meter jaraknya. ^^ Ditemani desir angin kering dan sengatan mentari, keringat manis ini pun bercucuran…

JRENG-JENG-JENG..!!

Dua buah tenda tidur, satu buah tenda instan dengan gambar crayon sinchan di pintunya, dan sebuah bangunan terpal untuk ruang tamu serta dapur umum telah kami bangun dengan rajutan kebersamaan dan rasa kesatuan. Alhamdulillah…

Lalu kami melingkar di atas tikar, mendengarkan arahan guru dan kakak pembina kami. Dan tak lupa, mendengarkan urutan penampilan di medan “lomba” perang PMR ini… sambil sesekali bercanda dan mengumpulkan semangat, di bawah teduhnya dedaunan tebu yang mulai menguning, dengan sepoi angin yang berhembus… ^_^.

Yak, jadwal bertanding telah rampung ditulis dengan rapi dan dipajang di “ruang tamu”.
Kupandang lekat tulisan-tulisan itu, kubaca berulang kali… dan….
Ups..!! Rupanya aku harus berangkat malam ini!!

Hanya ini, satu-satunya yang bisa kuikuti… lomba cerdas tangkas >_< !!
Sebenarnya ingin sekali beraksi dalam kancah pelaku pertolongan pertama… ^^ Tapi… bagaimana ya…? Untuk menjadi anggota D, yaitu pasien saja, aku masih terlalu mungil (dalam perlombaan, ada batas minimum berat badan sebagai pasien)… T_T lhah, bagaimana mau jadi penolong… ??

Bisa ambruk dan pingsan di tengah jalur yang katanya puluhan kilometer jauhnya, dengan berbagai pos dan rintangan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya… Sambil membawa tandu bambu komplit dengan pasien di pundak, selama berjam-jam lamanya… *ini cuma sepenggal kisah yang diceritakan sahabat saya yang menjadi anggota tim pertolongan pertama, sebenernya lebih ekstrem ding* ^_^
Baiklah,, kupikir ini cuma perlombaan, dan yang terpenting, aku tetap bisa menjadi tim penolong dalam kehidupanku sehari-hari.. semoga saja…*menghela nafas panjang*

* * * * *

Senja pun mengakhiri mentari, berganti isya’ yang amat menentukan.
“Bismillah… kita berangkaat..!!” v(^_^)/
Dan malam itu, kami berada dalam pertempuran grup yang sangat sengit !! Melawan tim yang sebagian anggotanya sudah menang di JUMBARA -ini tingkat nasional-.

Deg !! Semua bermain sangat baik..!!
Ting, waktu pun terasa amat singkat. . .
merambat… merenggut detak jantung yang terlena..
Soal demi soal habis dilahap dalam babak penyisihan ini.
Fiuh.. ternyata tim kami tidak lolos . . . ^^
Semua peserta yang ada di ruangan bersalaman… ^^

* * * * *

Empat hari tiga malam…
Bukan waktu yang singkat untukku, seorang pelajar yang duduk di bangku kelas XII *yang mau UN niy*, yang kini mendapat dispensasi tidak hadir dalam kegiatan belajar di sekolah karena mengikuti lomba PMR.
Dan ini adalah malam pertama, sekaligus terakhir untuk waktu beraksiku.
Putar otak, tenangkan diri… hirup udara Desa Senggreng dulu yak…
Masih ada beberapa hari jatahku menuntut ilmu di gelanggang ini.
Ayolah… teriakkan penyemangat itu, Nis… Oyeahh.. Harus kumanfaatkan sebaik mungkin !!

GANBATTE KUDASAI…!!

Hmm.. dan ternyata memang banyak yang bisa dilakukan ^__^ fufufu…
Salah satunya, menjadi suporter, pendengar setia, dan sie doa, he he…
*tapi tetep terbesit keinginan buat ikutan ke medan perang… hihi.. maklum yah..*
Walau tak ada lagi lomba yang kuikuti, setidaknya aku ingin membantu kawanku yang menjadi pendamping tim kami. Dia yang bertanggung jawab terhadap dapur umum…

Menyiapkan makanan dan minuman, mengatur menu makan sesuai harga, variasi, nilai gizi, serta menjaga kenikmatannya ^^ . .
Menyiapkan air bersih dengan menimbanya di sumur warga dan membawa kaleng-kaleng itu dengan sok kuat, he he.. berlama-lama di situ bisa bikin badan kekar, tangan dempal kaya gatotkaca :P

Saat yang lain berangkat menuju medan perang, dia tetap di tenda… menjaga tempat berteduh kami, hikz…
Oh, kawan…. Aku hanya bisa menemanimu…. :D khikihkhii…

* * * * *

lakukan-sesuatu-yak

maaf, ini hanya sekelumit…
secuil kecil kenangan indah ikut lomba…
sepucuk cerita,
yang tak ingin kuhapus begitu saja dalam ruang memoriku,
sekecil apapun perjalanan itu, akan kutulis dan kujadikan pelajaran…
dan hari ini kujadikan sebuah penyemangat,
mengobati hati yang bertanya, “Apa yang bisa kulakukan ?”
mengobati raga yang kadang terbesit tuk ‘malas melakukan sesuatu’..
Baiklah,

Ayo, Nis… Lakukan Sesuatu…!!

* * * * *