kurasakan angin sepoi

berhembus lembut

menyibakkan kegundahan

mengalir bersama doa-doa

berputar di antara cita-cita

sepoi angin membelah redupku

NF0


Hari pertamaku di tenda belajar. Aku datang paling awal, disusul 2 orang teman. Yang satu temanku di sekolah, yang lain kawan baru. Aku menikmati hari itu, sungguh gembira rasanya. Ada kesan yang unik di tempat tersebut. >_<

Hari demi hari berjalan begitu cepat, murid-murid baru datang mengisi bangku-bangku kosong di tempat persiapan SNMPTN ini. Dari 3 orang murid menjadi hampir seratusan… ^^ Aku senang bisa berteman dengan mereka. Anak-anak yang bersemangat lari, mengejar pelanginya masing-masing. Teman-teman yang sebagian besar berasal dari berbagai tempat luar Malang….

Hari-hari pasang surut telah kami lewati… Dan pagi ini (Senin, 29 Juni 2009)… kami harus berpisah… :(

Pagi ini aku melaju di angkasa bersama banteng terbang dengan cukup tergesa-gesa. Sebisa mungkin kusempatkan dulu tuk mencari dua cindera tuk ditukar nanti. Ah! Jarum jam tak mau menungguku, akhirnya aku datang terlambat… :mrgreen:

Teman-teman telah duduk memenuhi dua ruang kelas, putra di ruang kanan, putri di kiri, dengan wajah berseri-seri tentunya. Di tengah pintu penghubungnya berdiri seorang kakak memberikan cerita dan motivasi. Hwaa… rugi aku terlambat!! Tempat duduk sudah penuh hingga aku dapat bangku spesial, :mrgreen: tepat di depan Kak Sukri, pemandu acara perpisahan itu. Hihii…

Tak lama kemudian, sampailah pada acara kesan dan pesan perwakilan siswa-siswi. “Dua ikhwan, dua akhwat”, begitu ujar Kak Sukri. Tersebutlah Mas Anggi, Huda, Novi, dan… saya?! *melongo… ditambah cekikikan teman-teman*. Yang terakhir itu kok sepertinya salah tunjuk T_T. Kok saya?? Ya sudah, yang penting saya maju deh…

Untaian kata perpisahan itu mengalun dengan baik

Menunjukkan hati yang berbicara

Dengan penuh ketulusan….

Mas Anggi bercerita bahwa di lulusan tahun lalu, namun mengabdi dulu di pondok selama setahun, kemudian memutuskan tuk mencari bekal di sini, walau awalnya tabungannya kurang dan Pak Kyai-lah yang membantunya… dia juga berpesan agar kita tak segan-segan bertanya bila kurang paham… ^^ Semoga sukses selalu mas… amin…

Huda dan Novi, keduanya alumni SMA Taruna Nasional di Probolinggo, sama-sama menyatakan semangatnya tuk belajar, menunjukkan gembiranya belajar bersama guru-guru di sini *terbukti nilai try out mereka yang selalu keren, lima jempol untuk Huda dan Novi..* dan pesan tuk selalu lebih baik.. ^o^v. Semoga kita bisa melewati semua dengan baik, amiin..

Akhirnya sampailah giliran saya. Maju ke depan, pegang mic, bismillah… ucap salam, perkenalan, dan mulai bicara ngalor-ngidul…

. . . sepotong kata-kata terakhirku. . . *dipotong dan diedit dikit*

NF1jendela

“Saya suka tempat belajar ini, saya masih ingat saat duduk di kelas, lalu memandang keluar jendela saat penat.”, hihii.. anak-anak bintang yang lain pada ketawa… hiks, gak nyangka kalo saya bakal ngomong kaya gini di depan teman-teman.

“Iya lho.. Senangnyaa.. saat jendela kelas terbuka lebar… terus lihat pohon mangga yang seger daunnya, lihat langit biru sambil ngerjain soal, belajar begitu nikmat…”, sambil penuh ekspresi dan disambut tepuk tangan arek-arek. Ampuun dah… Saya sudah malu dan pingin buruan duduk, eh… malah dilanjutin kie Nisa… >_<

“Apalagi selama intensif ini, di halaman depan ada 3 kelinci yang lucuu-lucuuu… seneng gitu ya… ”, hiahh… malah ngomongin kelinci pisan! Temen-temen tambah ketawa… Nisa tambah malu… Cari kardus buat nutup muka kok gak ada….

“Banyak kesan unik saat saya belajar di sini, semuanya memiliki nilai historis tersendiri yang gak akan kita temukan di tempat lain…”, nie rada mendingan.

“Selain itu, guru-gurunya bersahabat, ehm.. dan yang membuat saya terkesan lagi, kita gak cuma diajari materi-materi pelajaran. Kita belajar menjaga hati, menjaga motivasi, menjaga jiwa dan raga supaya tetap semangatt!!”, sambil on fire, mengacungkan tangan di udara. Yee… semua ikut semangat… >_<

“Terima kasih untuk Bapak Ibu pengajar dan untuk teman-teman yang telah mengisi dan mewarnai hari-hari di tempat belajar ini… semoga kita bisa songsong hari esok yang lebih baikk…”, yes! Siipp!! Berakhirlah kata-kata gak karuan saya… kembali ke bangku dan saat di tempat duduk saya baru ingat kalau tadi belum minta maaf atas segala kesalahan telah yang saya perbuat… T_T saya juga lupa nggak ngajak berdoa bersama…. ^^ aduuhh… kesalahan… kesalahann….. *nepok-nepok jidat*

Berlanjut acara tukar kado yang penuh canda tawa dan acara perenungan serta berdoa bersama yang penuh haru, syahdu… air mata…

Jadi ingat dia yang melejit terlebih dahulu, yang beberapa hari lalu gak ikut perpisahan di Baiduri bulan dan gak ikut perpisahan hari ini… :(

Alhamdulillah… ^^ hari yang berkesan… menjadi angin segar, sepoi angin, yang menerbangkan sayap-sayap kecil kami, sebelum 2-3 hari kemudian kami menghadapi sebuah badai…

NF2kelinci

Sampai jumpa kawan-kawan…

Semoga ilmu kita bermanfaat yuhh… ^^

Sukses selalu >_< !