. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Never Ending Learning!

“Terima kasih telah membuat kami lebih semangat belajar matematika dan Bahasa Inggris. Kami ingin sekali, kakak terus berada di sini selamanya. Meski tidak mungkin, karena kakak harus belajar di luar kota. Semoga cita-cita kakak tercapai..”, mungkin tidak persis seperti itu redaksionalnya, tapi kurang lebih semacam itulah isi surat yang tulus disampaikan adik-adik SD di desa tempat kami Kuliah Kerja Nyata dan Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM).

11 Februari 2012. Tibalah hari di mana kami harus meninggalkan Desa Asem Nonggal di Sampang Madura, setelah 23 hari menimba ilmu dan pengalaman bersama masyarakat setempat. Pagi itu usai berpamitan dengan keluarga Pak Kades, kami naik ke mobil menuju kecamatan untuk berkumpul dengan rombongan mahasiswa KKN Unair dari penjuru desa yang lain.

Saat mobil yang kami naiki melintas di depan sekolah, Dek Hikmah siswi kelas 6 SD dan kawannya melambai-lambaikan tangannya untuk menghentikan laju kami dan menyampaikan sepucuk surat tersebut. Lambaian mereka semakin jauh, dan kini yang kupandang dari jendela mobil hanyalah hamparan sawah nan hijau, lalu untuk keberapa kalinya saya meneteskan air mata.

Read the rest of this entry »

20 Comments »

[KKN Story] Proyek Qowwiyul Jism

Bismillah.. Saya mau bercerita sedikit, boleh ya? :D

Gulungan kecil riak ombak sempat terpercik sebelum hari KKN tiba. Bertepatan dengan Ujian Akhir Semester (UAS), gejala tipes menghinggapi tubuh lemah saya. Beberapa mata kuliah tidak bisa dipelajari dengan maksimal. Apalagi dua ujian pada hari Rabu di mana saya “tepar”: EPG (Ekologi Pangan dan Gizi) serta PE P2KM (Perencanaan dan Evaluasi Program Promosi Kesehatan Masyarakat), hampir tidak belajar sama sekali. Hingga ibu saya berkunjung ke Surabaya untuk memastikan bahwa saya sudah sehat saat berangkat KKN beberapa hari ke depan.. Gak tega sama ibu..

Mendalami keilmuan kesehatan masyarakat tapi gampang tepar. Ckckckk.. padahal seorang muslim harus “Qowwiyul jism, Nisa! Qowiy!”, artinya memiliki jasmani yang kuat. Kalau sudah berseru riuh dalam sanubari hati begini artinya saya sedang menyemangati diri sendiri. Hiks.. Saat KKN nanti harus ada kemajuan kesehatan jiwa dan raga :D /

Read the rest of this entry »

6 Comments »

Mengeja Kisah, Menalaudani Langkah..

Bismillah..

Meski sudah hampir beranjak pada bulan yang lain, kini kita masih berpijak pada bulan Rabbiul Awwal, bulan di mana Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, kekasih-Nya yang mulia dilahirkan. Bulan ini mungkin lebih banyak memberikan refleksi pada kita, sudahkah kita menjadi ummat yang mencintainya? Sudahkah Allah dan Rasul-Nya menjadi yang paling kita cintai di atas segala kecintaan?

Meyakini bahwa menalaudaninya sebagai bukti kecintaan, tentu perlu dibekali dengan memahami shirohnya. Lalu sudahkah kau pahami sirohnya, Nis? :’(

“Jadi, gimana kesimpulannya, Buk Nisa?”

“Hah?”, saya cuma bisa ngaplo.

Ini kejadian jumat lalu ba’da sholat subuh berjama’ah. Saat kami di kontrakan membahas selembar shiroh nabawi, saya malah tertidur. Read the rest of this entry »

7 Comments »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 73 other followers