. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Sinna si Bocah Ilang.. Episode :: Ilang di Kota Sendiri

on 10 October 2008

Hurray… Waktu itu hari pertamaku les di BKB Nurul Fikri yang berada di belakang RSSA, tepatnya berada di Jalan Pattimura 11. Seneng banget waktu itu aku berhasil datang lebih awal (jarang banget soalnya, sekarang kadang juga datang telat). Walaupun sempat ‘horrorr’ dalam perjalanan. Gimana gak ‘horrorr’.. waktu itu, baru beberapa bulan aku bisa naek sepeda motor dan pertama kali pula aku bersepeda ke tempat les-lesan. Fiuhh… Tapi, sewaktu masih berangkat sih mending! Yang kukhawatirkan itu, ”ntar aku pulangnya lewat mana ya…” Ni bener-bener pertama kalinya kubersepeda di jalanan kota Malang dan kubelum pernah berkendara di malam hari sih… Ku sudah hafal rute berangkat, tapi masih suremm kalu mbanyangin rute sewaktu pulang. (Rutenya beda, karena sewaktu pulang, di perempatan gak boleh belok ke kanan).
Seusai pelajaran selama 2 jam, Sinna n Risma ‘jeck’ langsung bergegas ambil air wudhu tuk tunaikan shalat maghrib n kami pun pulang. Temanku Risma tampaknya benar-benar meragukan kemampuanku bernavigasi dan bermanuver di atas jalanan sambil bersepeda. “Iso a,Si? Ngerti dalane a? Yo wis ati-ati yo…” Namanya anak nekat, dengan PDnya kubilang ke Risma, “Tenang wae…”. Risma pun berjalan meninggalkan Sinna dan aku langsung tancap gas… Brmmm…
Karena sendirian,,, aku sempat sesekali berdialog dengan diri sendiri. “Wah, seingatku ke sini, eh… bener gak ya.?!? Duwh… ternyata bukan..”  Dengan bekal ‘rasa ingin pulang’ yang begitu besarnya,, Huff… Kuterus menyusuri jalanan yang ada, namun tak satu pun kutemui jalanan yang sudah familiar tuk menuju ke arah Landungsari. Sempat juga kulewati jalanan yang sama lebih dari satu kali. Artinya, sempat muter-muter gak karuan. Makin lama, makin terasa asing. Sinna bener-bener ngerasa gak tau arah, gak tau jalan, gak tau rambu-rambu juga. Sinna merasa kesepian… ketakutan..
Kulangsung saja menepi. Berhenti sejenak. Pingin nangis..! (Yah,,, payah banget ya…) Tapi coba kutahan. Kupanjatkan doa kepada Allah SWT. Kuinstropeksi diri dan akhirnya setelah bertanya pada orang-orang sekitar (ini pun sambil susah payah kuberanikan diri. Dari kecil, di kala sedang dalam keadaan sendirian di tempat yang asing, aku susah banget bisa percaya ma orang-orang yang belum kukenal sama sekali), kudapat secercah petunjuk yang mengantarkanku menuju ke arah Landungsari. Alhamdulillah… Sinna berhasil nyampek di Gayana setelah berjam-jam bergelut di tengah-tengah kerasnya perjalanan. Karena khawatir bensin yang asalnya penuh udah berubah semua ke energi yang lain. Kupuskan berhenti di Gayana di rumah tanteku.. Senangnya bisa bertemu saudara-saudaraku di situ. Kuceritakan semuanya dan Omku langsung mengisikan bensin sepedaku.
Huff… Semoga bisa jadi pengalaman berharga n jadi pelajaran bwad semuanya.. ^_^


5 responses to “Sinna si Bocah Ilang.. Episode :: Ilang di Kota Sendiri

  1. hehe… otree… lain kali sinna mau keliling malang dech kawand2…^^ Xiiixxiiixii

    Like

  2. as5lmualykm ukti aniss…wenyak dwe ngeblog euyy…krenzz+rada konyol…tapi moga bermnpaat…salutt..teruzz supangatzz!!!

    Like

  3. OALAHHHH NISS,,,MAKANYA DI SMA3dunkzz,,jd hapal rutenya dunkzz..but supangat truz yow

    Like

  4. abimentari says:

    Walaaaah…lampu mati niy?
    Apa emang penggemar black metalllLLL?
    Masa kalo mo baca, kudu diblock semua?

    Like

  5. Vikachew says:

    Wakaka, nang “Nurul Fikro” a Sin?

    Ijolan link, dunk ambek dagdigdug ku? Weh, nge-blog pisan…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: