. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Termenung dan Teringat

on 18 January 2009

yangIni cerita “nostalgia” sewaktu saya masih menduduki tahun kedua di MAN Malang I.
** Nginget – nginget switch ON **

Awal tahun kedua. Rumornya, inti pelajaran pada beberapa bidang studi terletak di tahun kedua. Dan gosipnya lagi, materi di kelas XI ini jauh lebih sulit ketimbang sebelumnya. Jadi, harus lebih giat belajar! Yak, mendengar itu, saya tetap merasa it’s okay dech,, dan terbesit di hati saya.. hmm… walaupun gitu, tapi rasanya Sinna tetap ingin eksis di organisasi.

Sewaktu kelas X, saya ikut ekstrakurikuler KIR, GAPMA (Jurnalistik) dan PMR. Waktu itu ikut OSIS juga walau tidak jadi DH ataupun Co. Sekbid. alias jadi anggota Sekbid. waee.. Hehehe…
Tapi segala sesuatu memang terkadang tidak berjalan seperti yang diharapkan. Di tahun kedua ini, ada peraturan baru tentang ekstrakurikuler yang digeluti oleh siswa-siswi. Yaitu, tiap siswa hanya diperkenankan mengikuti salah satu ekskul saja. Salah satu……! Dan ekskul yang semula bisa diselenggarakan sesuka hati setiap hari di jam-jam pulang sekolah kini hanya boleh beroperasi di hari Sabtu. Mau tidak mau saya harus memilih, dan dengan berbagai pertimbangan pilihan jatuh pada GAPMA. Dan karena berbagai pertimbangan juga, saya ikutan OSIS lagi! Waduhh… tapi parahnya, kali ini saya diberi amanah untuk menjadi sekretaris di kedua organisasi tersebut. Ya, bekerja double….

Hari demi hari, saya merasa semakin disibukkan dengan berbagai tetek bengek yang ada di organisasi. Begitulah, kerja merangkap. Mulai dari mencatat hasil rapat, membuat surat, hingga mengajukan proposal. Banyak sekali jam pelajaran yang tidak saya ikuti di kelas. Sampai-sampai saya pernah diingatkan oleh Wali Kelas saya ketika kebetulan bertemu di kantor. Saat minta surat izin di piket, tidak jarang juga saya dianggap ‘sengaja’ minta surat izin keluar untuk kepentingan OSIS demi sebuah keinginan pribadi berupa bolos pelajaran. Waduh… sakit sekali rasanya saat itu. Bagaimana tidak,, di dalam hati… saya ingin sekali ikut duduk di bangku kelas bersama teman-teman dan mengikuti pelajaran dengan baik. T_T . Hhu…hu… pingin nangis waktu itu. Belum lagi kalau pas saya lagi izin, truz ndilalah kok ya.. ketemu sama teman sekelas yang bolos pelajaran dan nongkrong di kantin. Dalam hati saya bilang, “Haduwhhh…kamu gantiin aku aja dech,, padahal aku pengen banget di kelas..”. Hmmf… kalau lagi parah-parahnya,, dalam sehari saya bisa tidak mencicipi sedikitpun asyiknya berada di dalam kelas. Hanya teronggok tas di atas bangku tanpa ada si empunya. Tidak jarang, yang kupersiapkan sepulang sekolah hingga akan berangkat sekolah hanyalah segala sesuatu yang berkaitan dengan OSIS, tak ada istilah buku pelajaran, karena saya juga yakin bahwa besok bakal seharian utheg dan puyeng di ruang OSIS dan meninggalkan kelas seharian. Dengan berat hati pula, saya jadi sering meninggalkan teman sebangku saya, Ndoro. Maaf ya Ndor… J. Ini juga bukan yang kuinginkan. Tuntutan kegiatan yang memaksaku seperti ini.

Hampir setiap hari, saya menjadi anak terakhir yang keluar kelas. Seusai bermain bekerja di ruang OSIS, saya kembali ke kelas ketika jam pelajaran telah usai dan kudapati hanya barang-barangku yang ada di sana. Kuhampiri tempat duduk kesayanganku dan kuberistirahat sejenak di situ. Terduduk, membisu memandangi sekeliling ruangan yang kosong.. Kupandangi ribuan huruf yang terukir di papan tulis lekat-lekat…. dalam hati ada kekecewaan,,, “duwh… aku ketinggalan ini…”. Walaupun saya sering berada di luar kelas dan walhasil otomatis pula banyak pelajaran yang tidak saya ikuti, saya tidak ingin tertinggal pelajaran! Bismillahirrahmaanirrahiim… saya kejar apa yang telah terlewatkan. Saya sadar bahwa saya harus bekerja lebih ekstra!!

Alhamdulillah.. Ndoro dan teman-teman yang lain sering membantu kesulitan saya. Yang paling saya ingat sih… “Ndor,aku pinjem buku-buku catatannya yak…^^!!” Hehe.. setelah selesai menyalin catatan, saya pun minta diterangkan poin-poin yang tidak saya mengerti. Dan alhamdulillah….. saya masih bisa melihat Ibu dan Bapak tersenyum saat rapotan tiba. ^_^ Alhamdulillah…. ^_^

Tahun lalu belajar terasa amat seru!! Walau sering pahit dan sakit di hati dan tak jarang pula air mata ini sudah enggan berada di tempat semulanya… saya akan tetap pergi ke sekolah! Walau terkadang, perasaan ingin lari ini kerap merambah… (Apa ya, saya taunya krupuk rambak nich… jadi laperr,hehe)
–Bagi yang pernah nonton dorama MY BOSS MY HERO, kaya gitulah rasane!–

** Nginget-nginget turn off **
Saya sadar, sebetulnya banyak yang saya peroleh di tahun lalu, semoga saja akan menjadi manis di akhir cerita. Saya sekarang harus lebih bersyukur, karena sudah pensiun dari organisasi. Ini juga menjadi tantangan bagi saya, akankah semangat saya kini memudar…..?? Saya tidak mau kalah dengan saya di tahun lalu… ^^ Bismillahirrahmaanirrahiim.. S.E.M.A.N.G.K.A !!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: