. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Pulang ke Rumah

on 28 November 2009

Awan gelap memenuhi langit Kota Surabaya siang ini. Hujan!! Alhamdulillah… rintik-rintik air membasahi rerumputan dan bunga-bunga kecil di tepi jalan raya, daun-daun pepohonan yang biasa kulihat diselimuti debu, kini tersenyum lebar lewat hijau segarnya. Warna-warni bunga yang bermekaran pun semaikan senyumanku.

Rinai tenang hujan menyejukkan penat, seolah menyirami gersang tanaman di kebun hatiku. Begitu banyak perkara bertumpuk, begitu banyak yang jauh dari harapan… jauh… amat jauh…. Kupendam sesal dan kutahan tangis, meski akhirnya meleleh juga..

Hingga aku menyadari, bahwa harapan itu kan selalu ada… mengiringi setiap langkah yang kutorehkan… harapan yang harus kusiram dan kupupuk, menuju perbaikan dan esok yang cerah ^_^, bismillah…

* * *

Tiga kali gagal mendapatkan tiket di Stasiun Gubeng tak menyurutkan kesempatan keempatku. Secepat kilat aku menyambar sisa-sisa karcis Penataran. “BDR-, TANPA_TMP_DUDUK”, Jreengg!! Terancam berdiri.. Walau begitu, Alhamdulillah… yang penting pulang ke rumah.

Yah, begitulah pengakuanku, seorang perantau ecek-ecek yang bakal berbinar-binar mendengar kata pulang. Hari libur adalah sebuah kebahagiaan tersendiri, walhamdulillah…

Jam di tempat tunggu jalur satu masih menunjukkan pukul 15.10, padahal keretaku terjadwal pada 16.36. Fiuh… masih cukup lama. Alih-alih terlihat seperti bocah ilang karena saya berjalan sendirian dengan dua buah tas ukuran sedang, full buku dan pakaian, saya pun mencari tempat duduk dan mulai menikmati waktu, tentunya di tengah hiruk pikuk suasana mudik tersebut.

Saya mengamati suasana sekitar, begitu ramai, tetapi tetap damai. Di kejauhan tampak seorang wartawan mengambil gambar dengan kamera kerennya dari banyak sudut. Semua tentang keramaian dan riuh suasana stasiun. Suara penjual minyak angin pun tersamar di balik sirine kereta, bunyi lokomotif, deru kereta yang berlalu, hingga suara bapak-bapak operator.

Sampai akhirnya Penataran datang di jalur dua. Menuju Stasiun Semut lalu nanti kembali ke Gubeng. Kulihat ada Mbak kakak angkatanku. “Mbakk!!”, teriakku mendekatinya. “Ayo naik!!”.

Alhamdulillah…. kami dapat tempat dudukk!! v^^

Begitu banyak orang yang tidak dapat tempat duduk, hingga berdiri di tepi-tepi kursi, di sepanjang lorong-lorong kereta, juga di dekat pintu. Selain berdiri, banyak juga yang duduk di pengangan kursi penumpang.

Meski para penumpang begitu berjubel di atas lantai kereta yang becek dan kotor, kami enjoy dengan semua ini. Beberapa penumpang malah saling berinteraksi dan tampak akrab. Sesekali saya dan embak kakak kelas tadi juga ngobrol dan bercanda, sesekali saya ikut tertawa bersama penumpang-penumpang lain yang ceria tadi. ^__^ Entahlah, semua menyatu begitu saja. Mengalir penuh senyuman…

Aku menikmati tiap inchi perjalanan, ini pertama kalinya saya sama sekali tidak tidur sepanjang perjalanan di kereta. Pertama kalinya juga buka puasa di sana. Subhanallah… pertama kalinya kudengar sayup-sayup gemuruh takbir dari surau dan masjid yang kami lewati, bersamaan dengan gerimis segar basahi jendela kaca..

Awal malam yang begitu syahdu. Ditambah si embak yang memberiku bacaan lewat artikel islami yang ia simpan di hapenya. Artikel-artikel perenungan yang membuat mataku berkaca-kaca.

Laju kereta makin terasa melambat karena sejam yang lalu ayah dan ibu sudah menungguku di Stasiun Kota Baru. Tiba-tiba lampu kereta padam, gelap… dan rumahku sudah dekat🙂

* * *

Inilah sekelumit perjalanan mudik Hari Raya Idul Adha 1430 ^_^

Lueebbaayyy banget yo, Surabaya-Malang wae dah kayak gini, ecek-ecek beneran dah Nisa ni, gimana entar kalo Jepang-Malang… *ditimpuklaptopvaio*

Wiikikikk,,,

Ndak… saya cuma pengen membuat segala sesuatu terasa begitu berharga, bahkan cuma tentang langkah kecil semacam ini. Pulang ke rumah adalah sesuatu yang begitu bermakna, saya bisa bercerita banyak pengalaman kepada ibu dan ayah, juga kepada embok dan dhek Ichan. Lebih-lebih kalo kakak juga pulang, wah… komplit sudah. ^_^

Pulang ke rumah bisa nge-charge semangat baru. Menyirami dan memberi pupuk kepada sahabat kita yang bernama mister semangat. Menghirup hawa segar dan menyentuh dingin air kampong halaman, Alhamdulillah… senang sekali (^_^)/

Semoga lusa aku melangkah tuk kembali ke tempat rantau juga dengan semangat baru, perbaiki kesalahan yang kubuat. Harus merubah kegagalan menjadi keberhasilan…

“Tak ada bumbu spesial, tak perlu bumbu rahasia. Untuk menjadikannya spesial, hanya butuh keyakinan bahwa itu spesial :)”, yang di Kung Fu Panda. Hehe…

Bismillah… yakinlah, Nisa… kamu BISAaa!! >_<

ps : sumber gambar yang atas klik aja, yang bawah ambil di sini


90 responses to “Pulang ke Rumah

  1. pengen rasanya saya berkunjung ke bandung ,,, sepertinya sejuk, tenang ,,, jadi kepengen,, kapan ya saya bisa kesana,, hehehe,,,, salam…….

    Like

  2. awalnya mengharukan , tapi di ikutn terus selama diperjalanan, eh ternyata cuma dari surabaya – malang,,, weleh ,, weleh,, weleh,,, tapi gokil kok mbak,,, hehehehhe

    Like

  3. semoga bisa jumpa di lain kesempatan ^^

    thanks to info,,,,salam,,,,,

    Like

  4. mari kita semua kita pupuk keyakinan itu ya…

    Like

  5. kikakirana says:

    aih aslinya dari malang kah?

    HIDUP!!!

    Like

  6. wah jadi pengen pulg juga ke Bandung…
    Kota yang hijau itu…

    Like

  7. Meta says:

    menyenangkan kalau bisa pulang kerumah. kumpul bareng keluarga dan teman-teman

    Like

  8. bri says:

    yang dikutip memang bener
    yang diperlukan hanyalah keyakinan
    yang semangat
    yang baik baik selalu
    dan bersyukurr..okeh..smile^^

    Like

  9. bri says:

    apa kabar nisa?
    nisaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
    kabarnya apa….
    lama gak berkunjung
    maaf maaf jangan dipentung^^

    Like

  10. fachri says:

    kreta ekonomi ya.. emang gitu, seakan semua penumpang jadi akrab seketika, (padahal aq belum pernah naik, hehe)

    Like

  11. mampuzlw says:

    berkunjung…😀
    fotonya bgus mba…😀

    Like

  12. d-Gadget™ says:

    lagi g ada ide ya nis..??

    Like

  13. Didien® says:

    kuq g ada postingan baru seh…😦
    ayo dunk semngaatt..

    Like

  14. Caride™ says:

    apdeeeetttttt….kemana aja woiii..??

    Like

  15. Huang says:

    aduh mbak ingetin aku liburan tahun lalu di surabaya dan malang. damai banget liburan ke sana.🙂

    Like

  16. Vijay says:

    Hi Friend ur doing an excellent work.. Can we exchange links…

    Like

  17. muhamaze says:

    meskipun sulitnya bukan buatan, kalo untuk urusan pulang semua pasti diupayakan…

    pulang ya nis..? aku juga sabtu depan mau pulang..

    Like

  18. Aku udah 6 tahun ndak pulang kampung lho, Jeng Nisa. Kalau lebaran dengar suara takbiran, uhh! Sakit nian hati menahan rindu akan kampung halaman. Aku orang Jawa yang dilemparkan nasib ke tanah Sumatra. Sedih deh rasanya.

    Like

  19. bocah ilang says:

    Bismillah..dede’ nissa….

    Muachhhhhhhhhh Muachhhhhhhh Muachhhhhh..he’emp si panda yang menyangka dirinya ndak bisa apaapa..hanya belum sadar bahwa dirinya adalah spesial…semua orang spesial dengan caranya masing2…dek,telp2an yuh insyaAlloh..mau minggu tenang yuh? *belipulsa*

    @ mbak Yo: Mbak, blognya kenapa? vee teh kangennn koment disana jugha ^^

    Like

    • Nisa says:

      mbak dauunnn!! *peluk si embak*

      iya, mbak.. ^_^ kita begitu spesial🙂

      jazakillah khoyron katsiir… ^_^

      terima kasih dah nelpon nisa, mewarnai sisi-sisi kelabuku, merubahnya menjadi pelangi🙂

      @mbak yo : iyyaaa >_< pengen ke tempatnya mbak yoo, kangeeennn T_T

      Like

  20. Nisa lama tak mengunjungiku!

    Like

  21. met menikmati akhir pekannya y jeung
    salam hangat selalu

    Like

  22. batjoe says:

    pagi menyapa sahabat..
    dan salam hangat selalu

    Like

  23. aihh,, saya mudik cuma satu hari
    dateng di kampung halaman hari kamis sore, balik ke jakarta sabtu pagi😦

    padahal masih pengen kangen2an sama keluarga, tapi apa daya lagi skripsi

    suka kata2 terakhr dari kungfu panda, susah nyari yang spesial, yang menarik itu menbuat yang spesial😀

    Like

  24. dian purnomo says:

    Wah jadi kangen malang😦
    salam kenal Nisa. ini kunjungan pertama.

    Like

  25. yoan says:

    iya, nisa… yakinlah kamu bisaaa!!
    hihi… aku juga waktu pertama kali pulang kampung tu rasanya campur2. yg jelas seneng banget bisa liat rumah lagi… =)

    Like

  26. dan says:

    pulang ke tempat yg baik begitu indahnya, semoga kita juga selamat saat berpulang nanti..

    Like

  27. mahardhika says:

    selalu mulai dengan bisamillah ya.. insya Allah semuanya lancar dan diridhoi Allah.🙂

    Like

  28. Pakde Cholik says:

    Mudik memang asyik ya.

    —OOT—

    Rasa cinta pasti ada

    Pada makhluk yang bernyawa

    Sejak dulu hinggi kini

    Tetap suci dan abadi

    Tak kan hilang selamanya

    Sampai datang akhir masa

    (Lagu Renungkanlah, ciptaan dan dinyanyikan siapa ya,lupa…)

    ——–

    Apakah anda mempunya rasa cinta ? Jika ada tuangkanlah dalam puisi dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta

    Sahabat yang lain sudah disana semua,tinggal menunggu puisi anda. Hadiahnya menarik lho, maka segera ikuti acara unggulan ini.

    Salam hangat dari Surabaya

    Like

  29. endra says:

    bagi – bagi oleh – olehnya donk…

    Like

  30. SanG BaYAnG says:

    Woalah..,sing nyakrus neng cedak lawang ndek emben kae awkmu tah..ckxkxkxkx😀 *sok tau mode on*😀

    Like

  31. Sugeng says:

    Nisa juga mudik lebaran besar to ?!? aq sih gak sempat mudik sibuk ngurusi amanat orang yang mo berkurban. Btw, diman tinggal ? aq juga dekat staiun semut tinggalnya. Tepatnya belakang penjara kalisosok.

    Like

  32. dir88gun says:

    Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,
    Tanpa terasa, untuk sekali lagi, Idul Adha telah berlalu dari hadapan kita.
    Idul Adha…
    Simbol pengorbanan ikhlas dari seseorang untuk sesuatu yang dicintainya.
    Gema perjuangan baru setelah menjalani kita simulasi perjuangan di bulan Ramadhan.
    Sebuah momentum awal, untuk kesekian kalinya, guna mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

    Sekarang, mari kita renungkan sejenak,
    Sudahkah kita mengorbankan ego diri kita untuk memperbaiki keadaan umat?
    Sudahkah kita mengorbankan kepentingan dunia kita untuk memenuhi kebutuhan akhirat?
    Sudahkah kita mengorbankan kehidupan maksiat kita untuk kembali memperjuangkan syariat?
    Sudahkah kita mengorbankan sebagian rizqi yang telah diberikan kepada kita untuk bersyukur atas segala nikmat?

    Ingat saudaraku,
    maut dapat menjemput kita dimanapun dan kapanpun,
    seperti kita lihat telah dialami oleh hewan-hewan ternak ketika Idul Adha.
    Untuk itu, apabila kita belum mewujudkan rasa syukur kita,
    MARI KITA “BERKURBAN” SESUAI DENGAN KEMAMPUAN KITA SEKARANG JUGA!

    Ketahuilah saudaraku,
    The man who seeks the world
    will get nothing except fading shadows.
    But…
    The man who walks the path of heaven
    will rule over everything.
    yang intinya, gunakanlah duniamu untuk akhiratmu!

    Selamat hari raya Idul adha.
    Semoga Allah memberikan keikhlasan dan kekuatan kepada kita untuk berkurban.
    Dan semoga setiap pengorbanan yang kita lakukan dibalas dengan sebaik-baiknya.

    Mohon maaf jika ada perkataan yang salah atau kurang berkenan.
    Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya, jazakallah.

    Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    http://eramuslim.com/nasihat-ulama/ustadz-fathuddin-ja-far-meneladani-konsep-pembangunan-nabi-ibrahim.htm
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/24/tunduk-dan-berkorban-demi-tegaknya-syariah-dan-khilafah/
    http://muslim.or.id/

    _____________________________________
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

    Like

  33. salam
    met liburan idula adha aja deh, telat yach ngucapinnya.

    Like

  34. imadewira says:

    selamat hari raya Idul Adha🙂

    Like

  35. nurrahman18 says:

    betul. pulang ke rumah bisa menambah semangat di tempat rantauan

    Like

  36. senang decjh jika u juga sedang merasakan kesenangan
    karena blue selalu mensup[ortmu
    salam hangat selalu

    Like

  37. rayyahidayat says:

    Semangat kaum mudikiawan!
    aku pun mudik, Nis😉

    Insya Allah, perjalanan Jepang-Malang penuh berkah.

    ***
    terimakasih untuk semua doanya Nis.

    Like

  38. anla says:

    habis pulang kampung nihhh

    mana oleh-olehnya????????????????
    😀

    Like

  39. wi3nd says:

    wii akhirna nen9 nisa mudik ju9aa🙂

    senan9 ya bisa bekumpul kembali d9 keluar9a tersayan9 nis🙂

    welcome to sweet humz nisaaa *peluk nisa🙂

    Like

  40. septarius says:

    ..
    Naik ka ekonomi seru banget, merakyat..
    Tp banyak copet dan jorok hehe..😀
    ..
    Sapa bilang ecek-ecek..?
    Langkah besar itu, dimulai dengan satu langkah kecil😉
    ..

    Like

  41. hanif says:

    Yah aku ga bisa menikmati Idul Adha di rumah, padahal sangat rindu dengan bidadari kecilku..hiks banyak kerjaan

    Like

  42. nakjaDimande says:

    Alhamdulillah nisa menikmati idul adha bersama keluarga.. balik ke malang bawa bekal masakan ibu pasti yaa *coba klo nisa ke bundo pasti dibekalin rendang kering😀

    semangat nisa..!

    Like

    • nisa says:

      Alhamdulillah… ^^

      hehe… tau ajabundo inii >_<

      nisa juga dibawain rendang kering lho… yang ada daging en kelapanya itu bukan?? ^^

      semangat bundo sayang…!!:mrgreen:

      Like

  43. mau tanya…
    begini ini pada saat perjalanan langsung di ketik pake laptop kah?😀
    saya kalo travelling ga bisa sampe sedetail itu.
    hanya kesan-kesan mendalam😛

    Like

  44. 4f4ndi says:

    ijin nge add linknya ya?

    Like

  45. 4f4ndi says:

    wuenakeeee Rekk

    Like

  46. Nisa sempat mudik ya, saya tak sempat bahkan sangat jarang idul adha bisa pulang

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: