. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Sepotong Menit di Islamic Book Fair… #Part I

on 7 February 2010

Malang, 5 Februari 2010

Allaahu Akbar… Allaahu Akbar… Laa ilaaha illallah… Allaahu Akbar…

Komat-kamit bibir kami, sebut asma-Nya. Cemas bercampur was was. Kala hujan deras dan angin kencang mampir di tengah-tengah aktivitas kami di Islamic Book Fair (IBF) yang berlokasi di Aula Skodam V Brawijaya depan tugu Kota Malang.

Waktu itu saya dan seorang sahabat sedang makan bakso di area depan pameran. Bersiap pulang sambil menunggu reda sang hujan karena kami sudah berkeliling lama dan sudah mengantongi  beberapa item barang belanjaan (Alhamdulillah…). Namun, sebaliknya, hujan makin kencang, kilat menyambar, dan angin setia menemani.

Tumben juga saya beli bakso, rasanya sudah bertahun gak beli bakso, hehe… Tepat beberapa saat setelah kunyahan terakhir, ada yang ambruk di dekat tenda bakso, penerangan mati, dan saya merasa agaknya tenda bakso ini juga akan runtuh diterpa angin dan hujan. Allaahu Akbar…

Saya dan sahabat saya berlari menyelamatkan diri. Saat berlari, sekilas saya sempat membayangkan salah satu dari tiang-tiang yang roboh ini mengenai kepala saya. Saya terus berlari dan hendak berteduh ke salah satu stan jilbab paling depan. Namun, air hujan makin mengamuk, atap-atap seng di beberapa stan yang ada di luar terangkat lepas (tapi gak sampai beterbangan). Patung berbusana muslimah roboh tepat di depan saya.

Saya malah celingukan, mencari sosok sahabat saya. Dia di tempat yang lebih aman dan melambaikan tangan ke arah saya. Saya berjalan menerobos rintik hujan, masih komat-kamit.

Allaahu Akbar…

Stan yang ada di paling pojok depan dan tempat kesekretariatan roboh. Barang-barang dagangan terjatuh. Berserakan dan basah.

Kami berlari ke dalam, berdiri di depan pintu aula. Alhamdulillah…. suasana tadi mulai reda. Seorang anak perempuan sibuk mendokumentasikan dengan merekam dan memotret. Kalau punya, saya juga mau. Tak apalah, saya rekam dengan kata-kata saja. Toh mungkin saya gak tega mau motret-motret, sahabat saya itu pinginnya mbantuin para pedagang..

Semula saya ajak sahabat saya ke Mushola tapi tiba-tiba saya malah ingat ibu bakso. Saya mencemaskan ibu penjual bakso dan beberapa kali saya berucap, “Eh…. kita belum bayar bakso….”. “Hiya, Nis, pasti bayar… InsyaAllah, bentar lagi agak reda…”. Dan tak lama kemudian, kami berlari lagi ke depan dan bayar baksonya. Alhamdulillah… ibunya juga gak apa-apa.

Lalu kami masuk lagi… Berjalan ke dalam aula. Lalu penerangan padam, pet! Saya dan sahabat saya memutuskan untuk ikut mbak-mbak duduk di lorong kecil. Seorang mas panitia melihat kami akan duduk di karpet bawah langsung cekatan mengambilkan alas. Menggelar alas duduk untuk kami. Kata mas tersebut, “Itung-itung kemping. Hehe…”. Kami cengar-cengir sendiri.:mrgreen:

* * *

“Semoga hujan tadi meresap, merembes ke dalam hati…”, ucap saya dalam perjalanan pulang.

“Ye… paru-paru basah dong..”

“Xixiixii..”


37 responses to “Sepotong Menit di Islamic Book Fair… #Part I

  1. SALAM KENAL dan SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI.WAH…WEB-NYA CUKUP INFORMATIF …OYA,BISA PASANG BANNER/LINK GA YAH…???
    HTTP: / / DUTACIPTA.WORDPRESS.COM 🙄

    Like

  2. irawan says:

    baru ganti theme ya…😀

    Like

  3. achoey says:

    coba makannya Mie Janda
    jadi lebih tenang deh hehehe

    Like

  4. phiy says:

    wohohow.. baru themenya. Ga balak ketuker lagi sama edda nih keknya 😆

    I love rain, tapi kalo ujannya lagi ngamuk gitu, ngeri juga ya buww.. >.<

    Like

  5. tyan's says:

    ehm dari malang ya…,
    salam dari jogja…,

    Like

  6. irawan says:

    syukur deh klo gak apa2….trus gmn brg2 belanjaannya…basah donk..🙂

    Like

  7. hellgalicious says:

    ini maksudnya tentang beli bakso, keujanan, gema takbir ato apaan?

    Like

  8. mahardhika says:

    hehehe baik juga yaaa masi inget belum bayar bakso, coba aku pasti uda langsung ngacir pulang xixixixi…paling tukang baksonya ga tau tw(becanda ding :mrgreen:)

    Like

  9. wi3nd says:

    pasti keadaannya 9imanaaa 9ituh yah nis,hujan deras,an9in kencan9.ditambah lampu byaaarr peeeett,mateeee..:mrgreen:

    alhamdulilah sin9 pentin9 dirimu selamed ah de🙂

    Like

  10. Den Mas says:

    byurrr… bresss… gubrak… Allahu Akbar… Allahu Akbarnya harusnya karena belum bayar bakso😀

    Like

  11. darahbiroe says:

    di syukuri ajah moga ada berkah dibalik itu smua

    berkunjung n ditunggu kunjungan baliknya makasih

    Like

  12. dan ALLAH lah yang telah menurunkan hujan dari langit sebagai karunia bagi orang-orang yang beriman dan bertaqwa kepada-Nya.

    Like

  13. bocahbancar says:

    HHmm..Pasti menarik tuwh, saya kepengen datang ke Pameran buku Islami. Sepertinya di Bandung pada Februari ini juga akan ada Book Fair dech… Insyaallah mau dateng he he he

    Salam dari Bandung🙂

    Like

  14. bri says:

    hujan apa hubunganya dengan paru paru basah..ahahay😉

    Like

  15. mubaroki says:

    blogwalking…

    Like

  16. sunflo says:

    hi nis… btw aq juga barusan praktek bikin bakso sendiri, secara di sana ga da tukang bakso…😆

    Like

  17. atmakusumah says:

    kalau bawa kamera saat itu…kir2 kejadian yang mana Nis yang bakal di posting gambarnya disini ?

    halah pertannyannya…:mrgreen:

    Like

  18. alamendah says:

    Tetap semangat.

    Like

  19. alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Pasti dagangannya jadi rusak semua, nih./ Sayang banget. Tapi yan terpenting selamat.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: