. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Mendung

on 3 May 2010

Bila Kutititpkan

Bila kutitipkan dukaku pada langit

Pastilah langit memanggil mendung

Bila kutitipkan resahku pada angin

Pastilah angin menyeru badai

Bila kutitipkan geramku pada laut

Pastilah laut menggiring gelombang

Bila kutitipkan dendamku pada gunung

Paslilah gunung meluapkan api. Tapi

Kan kusimpan sendiri mendung dukaku

Dalam langit dadaku

Kusimpan sendiri badai resahku

Dalam angin desahku

Kusimpan sendiri gelombang geramku

Dalam laut fahamku.

Ku simpan sendiri

(A. Mustofa Bisri)

* * *

Sedang ingin duduk dalam hening, menyendiri dari hiruk pikuk…

Entahlah, kurasa ada niat yang bengkok, ada azzam yang melemah, juga kesombongan yang menggerogoti. Ada hati yang lalai, terlena oleh masa…😥


30 responses to “Mendung

  1. Rita Susanti says:

    Mendung itu yang menyampaikan pesan bhw hujan kan datang…
    Bila mendung berlalu maka langit kembali cerah, laksana
    semangat kita yang terkadang datang dan pergi sesuka hati…

    Aku lebih suka suasana yang hening Nis,
    Apalagi bila bisa sambil memandang langit
    hamparan cakrawala semakin membuatku
    merasa bahwa ALLAH tuh dekat di sini…
    Dengan begitu meski sendiri tapi tak merasa
    bahwa aku sedang sendiri…

    Like

  2. Usup Supriyadi says:

    bukankah mendung pertanda hujan?
    dan dijelaskan bahwa banyak wajah berseri-seri karena turunya hujan …
    😀

    Hidup Buat Saya sangat menyenangkan! kalau pun ada penderitaan di sana,
    maka sesungguhnya itu hanya satu bentuk kenikmatan yang belum dapat saya pahami….

    tetap semangat, nisa!

    Like

  3. si3 says:

    Puisi yg MANTAB………..

    Like

  4. wi3nd says:

    udah ndak mendun9kan nis ?

    yupz,kali ini aku menin99alkanmu sesaat
    untuk menikmati kesendirian

    tapi kini aku ada disini,dirumpun ilalan9mu🙂

    seman9aadd!

    Like

  5. septarius says:

    ..
    Kalau memang mendung biar saja jadi hujan..
    Mungkin saja nanti muncul pelangi..😉
    Selalu ada hikmah disetiap kejadian..
    ..
    -AtA-
    ..

    Like

  6. wawansri says:

    numpang mampir…
    mkasih

    Like

  7. semoga yg tersimpan itu tdk menjadikan bekas dikedalaman😀

    Like

  8. isnuansa says:

    Adakalanya memang dibutuhkan menyendiri, instropeksi yang terjadi selama ini.

    Saya kadang lemah menafsirkan sebuah puisi…

    Like

  9. kampret says:

    *peluk nisa*
    🙂

    Like

  10. cantigi™ says:

    simpen sendiri jg gpp kok.. :p

    Like

  11. achoey says:

    duduk di rimbun ilalang
    sambil menuliskan bait bait puisi indah penghambaan🙂

    Like

  12. Asop says:

    Saya ga suka mendung….😦
    Saya sukanya cerah.🙂

    Like

  13. An says:

    Akan ku titipkan duka ku pada awan, kan ia jadikan sebagai mendung.
    Dan biar hujan yang kan padamkan segala resah gelisah dalam hati ku.
    :mrgreen:

    Like

  14. alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Padahal sering kalai ingin menumpahkan segala rasa, namun akhirnya hanya bisa memilih untuk memendamnya…

    Like

  15. dan titipkanlah pada kuasanya
    maka
    ketenangan pada hatinya

    dan titipkanlah pada kuasanya
    maka
    gemuruh hati berpadu rasa yang hening

    Maka titipkanlah pada kuasanya

    Like

  16. Nisa says:

    It’s easy to help you up when you fall down,

    but
    the important thing is to get up on your own
    …and face the problem

    Never give up,
    Keep moving forward

    *dari grup penebar tausiyah di FB*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: