. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Di Persimpang Peradaban

on 15 January 2011

Aku pikir.. kita ini anak zaman yang berdiri dalam rapat barisan.

Berharap bisa teratur dan kokoh, menyatukan sendi-sendi kekuatan,

memberi warna dalam kelabu harapan.

Kitalah anak zaman di persimpang peradaban.

Yang punya sederet kegelisahan dan letupan semangat tak mau diam di tempat.

Menyambut panggilan sebagai pelaku sejarah, dengan yakin langkahkan kaki menuju garis depan.

Di persimpang peradaban, aku berdiri..


30 responses to “Di Persimpang Peradaban

  1. Dan…Tidak putus asa-semoga-

    Like

  2. 16 September says:

    Yoh… komenku koyog e mlebu spam….🙄

    Like

  3. 16 September says:

    BANGKITLAH PEMUDA/PEMUDI BANGSA… RENGGUK MADU ILMU SEBANYAK.BANYAKNYA… LALU PERSEMBAHKANLAH DIRIMU UNTUK BANGSA KITA.. LENGSERKAN TIKUS2 YANG SUDAH TAK MAU TAHU TENTANG PEDIHNYA PENDERITAAN.. GANTIKANLAH MEREKA… JADIKAN INDONESIA JAYA DENGAN KEKAYAAN YANG DIKANDUNGNYA…!!!

    Like

  4. 16 September says:

    BANGKITLAH PEMUDA/PEMUDI BANGSA… RENGGUK MADU ILMU SEBANYAK.BANYAKNYA… LALU PERSEMBAHKANLAH DIRIMU UNTUK BANGSA KITA.. LENGSERKAN TIKUS2 YANG SUDAH TAK MAU TAHU TENTANG PEDIHNYA PENDERITAAN.. GANTIKANLAH MEREKA… JADIKAN INDONESIA JAYA DENGAN KEKAYAAN YANG DIKANDUNGNYA…!!!

    Like

  5. komuter says:

    kearah peradaban atau arah lainnya

    Like

  6. SanG BaYAnG says:

    Di persimpang peradaban, aku berdiri..
    Diam menanti atau melangkah semua berawal dari sini.
    Salam kenal mbak..😛

    Like

  7. Dan merekalah yang tetap kokoh tak bergeming
    meski badai godaan menerjang

    Like

  8. septarius says:

    ..
    sebagai sebuah generasi harus berguna, jangan sampai hanya numpang lewat lalu ditelan jaman..
    ..😉

    Like

  9. mamung says:

    generasi di persimpangan zaman
    limbung mencari-cari sebuah identitas..

    Like

  10. cenya95 says:

    Berkunjung… sekedar melepas rindu.
    salam superhangat

    Like

  11. peradaban memang sedang dipersimpangan jalan. meski demikian, tdk berarti kaum muda hanya berdiam diri terlindas ganasnya roda zaman kan?

    Like

  12. brianhidayat says:

    “memberi warna dalam kelabu harapan”

    Like

  13. gaza says:

    saya pusing dgn dunia ini.. *halah* *OOT*
    *dilemparbelingsm nisa*

    Like

  14. budiarnaya says:

    Budayakan budayamu…hanya itu yang dapat saya ucapkan, mantap puisinya indah dan membangkitkan semangat

    Like

  15. An says:

    kitalah anak zaman yang berjuang untuk perubahan bangsa🙂

    Like

  16. BP-BIO says:

    Mohon bantuannya di cek, karena coment saya menggunakan .com tertangkap spam, terimakasih.

    Like

  17. bayuputra says:

    anam zaman sekarang sangat jauh berbeda dengan zaman dahulu … perkembangan kedewasaannya jauh lebih cepat dibandingan anak di zaman dahulu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: