. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Orang-Orang Baik di Pasar..

on 4 February 2011

Pagi ini, pagi yang redup di Najmun Nisa…🙂 *eits… kalau poto di bawah ini mah poto di kampus, bukan kontrakan:mrgreen:

“Mbak, uang”, kata si adek meminta uang belanja untuk hari ini. Kebetulan dia sedang piket memasak dan bendahara yang pulang kampung menitipkan uang kas pada Nisa.

“Dek, ke pasar naek apa?”, tanyaku.

“Ngontel, Mbak..”

“Jalan, yuk… Aku meluu..”

“Ayok!”

“Tunggu ya..”

Lalu kami pun berjalan santai sambil ngomong ngalur ngidul. Mulai dari awal kisah memutuskan tinggal di kontrakan, perkuliahan, dan sebagainya. Tapi pokok pembicaraan kali ini adalah tentang kesenjangan yang makin menjadi. Lagi-lagi bahasan ini mengalir, terinspirasi dari apa yang kami lihat dalam perjalanan ke pasar (seperti di postingan sebelumnya).

* * *

Seusai membeli keperluan belanja, saya ajak dia mampir sebentar di bapak yang berjualan pukis. Saya beli beberapa pukis hangat, taburan kacang dan meises.

Sesampai di rumah..

“Loh… jumlah pukisnya kok lebihh dua??”, seruku heboh.

“Lho iya tha, Mbak?”

“Mosok bapak e keliru.. Mosok tak balikin ke sana…”

“Bonus kayak e, Mbak.”

“Oiya ya… tadi kan jelas-jelas aku sebut beli berapa dan bapaknya bilang iya.”, saya pun teringat bahwa dulu Mbak Memey juga pernah dapat bonusan pukis.

Alhamdulillah..

Saya pun teringat tadi saat membeli tempe, kami juga dapat bonusan. Bukan hanya kali ini, tetapi bapak penjual tempe tersebut selalu saja memberi bonus. ^_^

Pernah juga, saya dapat ‘traktiran’ parutan kelapa muda dari seorang ibu. Atau kelonggaran berhutang pada bapak yang jaga parkiran kalau-kalau uang kami tidak ada kembalian atau kurang..

Banyak orang-orang baik di pasar. Meskipun mereka bukan orang kaya, tetapi menyempatkan untuk selalu memberi. Iya, memberi di waktu lapang maupun sempit. Kalau diingat-ingat lebih jauh, saya yakin ada banyak lagi kebaikan orang-orang di pasar, termasuk pasangan suami istri tempat saya biasa beli sayur, yang kerap ramah menyapa🙂.

Jangan remehkan kebaikan, meski hanya seulas senyum ^_^ *apalagi bonus belanjaan:mrgreen:, hihiii..


50 responses to “Orang-Orang Baik di Pasar..

  1. andyswan says:

    ya ya itu cerita penuh hikmah aku suka banget hehehe lain kali beli donat aja..
    kalau ada waktu tengoklah sobat mu ini🙂

    Like

  2. edda says:

    hmmm, aku jd ingin tersenyum nis🙂

    Like

  3. mamung says:

    maaf baru berkunjung nis..
    hmm sebuah pelajaran dari penjual pukis agar kita selalu baik kepada sesama…

    Like

  4. Salam persohiblogan
    Maaf baru nongol lagi nih di dunia penuh warna

    Selalu ada orang baik
    Dan itu indah🙂

    Like

  5. Assalaamu’alaikum wr wb Nisa…

    Bunda hadir lagi untuk memaklumi ada bingkisan khas AWARD dari Malaysia di sini,

    http://webctfatimah.wordpress.com/2011/02/08/ct41-yang-ketiga-darimu-untukku-untukmu/

    Silakan dengan hormatnya untuk menerima award tersebut. Semoga persahabatan ini akan sentiasa baik hendaknya.

    Salam mesra selalu dari Sarikei, Sarawak.

    Like

    • Nisa says:

      Wa’alaikumsalam warohmatullah wabarokatuh🙂

      Nisa ucapkan beribu terima kasih atas awardnya, insyaAllah kapan waktu nisa unduh ya bu ^_^

      Salam semangat!!

      Like

  6. […] 17. Yusuf 18. Lyna Riyanto 19. Zulfa 20. Amien 21. Mama Murai 22. Akhmad Fauzi 23.  Mila 24. Nisa 25. Halaman Putih 26. Komuter 27.  Opick 28. Soen 29. Labarasi 30. Loewyi 31. Wiwin9 32.  Shaiful […]

    Like

  7. Assalaamu’alaikum Nisa…

    Kebaikan yang kita lakukan biasanya segera dibalas Allah sebagai satu nikmat yang kita sendiri tidak tahu bila masanya tiba, siapa yang menyampainya dan bagaimana kondisi menerima kebaikan tersebut. teruskan berbuat baik walau hanya sebuah senyuman apatah lagi kalau dengan harta.

    salam sayang dari bunda di Sarikei, Sarawak.😀

    Like

  8. Syah Alfaraby says:

    Lagi-lagi ^,^ <= coment gak jelas -,-

    Like

  9. pink says:

    kalo semua orang di dunia ini seperti itu, dunia ini pasti akan damai. terkadang orang-orang yang nggak kayak emang lebih murah hati.

    tapi bukan berarti orang kaya itu pelit juga sih…

    Like

  10. Hariez says:

    tak harus uang kan Nis untuk melihat kebaikan yang tulus, hanya seulas senyum pun bisa membahagiakan kita, apalagi bonus belanjaan+parkir gratisan ya ?:mrgreen:

    salam hangat

    Like

  11. SanG BaYAnG says:

    Lama gak mampir..,rupanya makin mantabs tulisane.
    Kapan yuh aku bisa nulis yang kayak gini..
    Salam kreatif..😀

    Like

  12. cenya95 says:

    hidup… hiblogikoh…

    Like

  13. Cenya95 says:

    Slamat Mencoba….
    Salam Superhangat

    Like

  14. akbar says:

    iya, pengen juga dapet bonus gitu. males bgt ke pasar,,, kalo ke pasar juga cuma nunggu di tempet parkir, hahaha.

    Like

  15. nurrahman18 says:

    saya kapan ya dapat bonus belanjaan dipasar, kn jarang ke pasar, paling banter nganterin ibu ke pasar😀

    Like

  16. anla arinda says:

    rejeki datangnya bisa dari mana saja. bahkan dari hal-hal kecil yang tidak kita duga sebelumnya
    alhamdulillah🙂

    Like

  17. Hmm,, Saya ikut senyum dech untuk menebarkan kebaikan he he he🙂

    Salam semangat selalu

    Like

  18. hanyanulis says:

    Kenapa ya justru orang2 baik, yang berada dipasar, bukan berada di senayan..Mungkin Tuhan emank adil kali, kalo yang namanya kejujuran itu tetap bersinar dimanapun nggak melihat sikon waktu atau tempat

    Like

  19. NiNil says:

    itu tandanya anti orang yang baik banget,,😀
    Kata Ibu ku,, orang yang baik itu pasti di muliakan dengan kebaikan pula dimanapun ia berada,.
    salam ukhuwah..:)

    Like

    • Nisa says:

      sebaliknya, rasanya begitu banyak kebaikan orang lain, tetapi saya malah lebih banyak mendholimi mereka😥

      Salam ukhuwah ukh nisha ^_^

      Like

      • NiNil says:

        sudah ana duga,, anti pasti merendah… :-p
        kata seorang akhwat kepada ana, ada 2 hal yang harus kita ingat-ingat betul yaitu kebaikan orang lain pada kita dan keburukan kita pada orang lain. dan ada 2 hal yang harus kita buang jauh-jauh yaitu kebaikan kita pada orang lain dan keburukan orang lain pada kita. anti pasti lebih tahu dari ana mengenai hal itu. dan Subhanallah.. anti memiliki sifat2 tersebut. sangat cocok bagi anti yang punya amanah dibidang pengkaderan..;-)
        beruntung sekali orang2 yang menjadi saudara anti.
        hamasah..😀

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: