. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Mempersiapkan Kehadirannya..

on 19 June 2011

“Bismillah… Nisa pasti bisaaa…!! Gapai hari-hari Ramadhan yang dirubungi senyuman :)”, kata saya dalam dialog pada diri sendiri.

Ramadhan.. kehadirannya disiapkan pada 11 bulan sebelumnya dan hadirnya untuk mengokohkan hari-hari di 11 bulan berikutnya. Begitu seterusnya, ramadhan menjadi obat di antara seluruh bulan yang lain. Momentum ini sebentar lagi datang..!! Tidak ingin nantinya berujung kecewa dan sedih karena kurang maksimal dalam menjalani detik-detiknya, Nisa perlu persiapan.

~o0o~

Fiuh.. Sejujurnya saat test wawancara kepanitiaan pengkaderan –yang jaman dahulu kita kenal dengan OSPEK– mahasiswa baru beberapa pekan lalu, terbesit resah yang disembunyikan. Proses saat wawancara itu sesungguhnya merupakan pemantaban dan penguatan terhadap diri sendiri agar yakin dan bersedia menjalankan komitmen apabila diterima dalam kepanitiaan tersebut.

Sebenarnya, semula saya merasa berat.. Berat rasanya mengalokasikan waktu untuk terlibat di sana.  Namun, tanggung jawab sebagai kakak memanggilku untuk kembali mendaftar dalam kepanitiaan. Satu alasan yang membuat berat adalah karena momen tersebut bertepatan dengan Ramadhan. Sempat trauma mengingat lembar-lembar Ramadhan saya tahun lalu, begitu banyak konflik dan keriwehan dalam teknis pelaksanaan acara pengkaderan, hingga cukup banyak mengusik pencapaian target amalan yaumi di bulan penuh barokah tersebut. Pada akhirnya, memang tiada yang patut disalahkan selain diri sendiri yang tidak pandai mengelola waktu.

Keesokan hari usai test wawancara, saya bertemu dengan seorang SC (Steering Comitte) panitia pengkaderan..

“Nisa, pean udah tau?”

“Apa, Za?”

“Koor PK. Pean jadi koor PK.”

“Koordinator Pendamping Kelompok??”

Usai mengucap istirja’ dalam hati, kini kuucap basmalah. Tidak ingin mundur dari upaya mempersiapkan generasi penerus yang kuat, maka saya harus berjibaku dengan diri sendiri. Meyakinkan diri bahwa langkah ini insyaAllah juga bisa dijadikan ladang amal ibadah. Pada mulanya, kini diri saya sendirilah yang patut “dipersiapkan”.

Ramadhan bukan halangan untuk berkontribusi, dan sebaliknya aktivitas dan kesibukan bukanlah halangan dalam memaksimalkan perform di Bulan Ramadhan.

Ayo, Nisa dan kawan-kawan, semangat songsong Ramadhan.. Persiapan ruhiyah, fikriyah, dan jasmaniyah. \(^__^)/

Semoga Allah memberikan kemudahan tapak langkah kita..


14 responses to “Mempersiapkan Kehadirannya..

  1. hanis says:

    jadi inget materi halaqoh saya kemarin: mempersiapkan ramadhan😉

    Like

  2. Iya tidak terasa ya.. beberapa minggu lagi menjuju Ramadhan..

    Semoga bisa di siapkan dari sekarang, agar Ramadhan tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya

    Like

  3. Kudu lebih baik dari Ramadhan kemarin🙂

    Like

  4. kicau kata says:

    Marhaban, ahlan wa sahlan wahai shaum… wahai kekasih yang mengunjungi kami rutin setiap tahun…

    Like

  5. Asop says:

    Tak terasa udah mau ramadhan lagi.😥

    Like

  6. chii says:

    huwaa nisaa..
    kekhawatiran skaligus harapan yg sama..
    bismillah BISA ya nisa..🙂

    Like

  7. aamiin,, mudah2an kita dipertemukan lagi pada Ramadhan yang tinggal beberapa bulan lagi… 1 bulan ya kira2,,,,

    semangat semangat

    Like

  8. phiy says:

    sebulan lagi, sebulan lagi. Yippy ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: