. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Sahabat Dunia dan Akhirat

on 4 October 2011

Ahad kemarin, saya dan teman-teman rihlah ke Wisata Air Terjun Dlundung di Mojokerto. Sambil duduk di atas batu-batu sungai, bersama gemericik aliran jernih air yang dingin, terucap bait-bait penyemangat dari saudari-saudariku. Saya tidak berkata-kata dalam forum kecil itu, entah karena merasa sudah terlalu sering bicara atau saking terpukaunya sampai saya jadi speechless. Saya cuma diam dan senyam-senyum, sungguh jika mereka tahu bahwa senang rasanya hati ini. Segala Puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah mempertemukan kami atas dasar keimanan dan semangat untuk menjadi lebih baik.

Tentang apa yang kita lalui dan kita pilih, serangkaian kisah ini mengajarkan tentang cinta. Bahwa senantiasa memberi tanpa mengharap balasan, juga memperhatikan hingga membuat lebih baik. Jalan ini mengajarkan kepedulian, agar tidak hanya memikirkan keshalihan pribadi, tetapi juga shalih sosial. Seperti harmoni air yang melewati celah-celah bebatuan, penggalan perjuangan kita mengajarkan makna keikhlasan, bahwa air dan bebatuan tak pernah saling menyalahkan.

Tidak mudah, memang. Aku pun pernah kecewa bahkan marah, berkata tidak baik juga membuang muka, bahkan menghindar dari kewajiban. Lalu kusadari bahwa tak selayaknya kuberbuat demikian, maka kurasa sesal karena kesalahan ini. Kemudian mencoba kembali dengan prasangka baik yang berlipat, dengan upaya-upaya mengendalikan egoisme diri, berusaha meningkatkan perhatian dan kepekaan, dan tentu mengedepankan ukhuwah. Karena tiada manusia yang sempurna, maka saling menasihati dan memaafkan melalui komunikasi yang baik adalah sebuah langkah awal.

* * *

Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.
Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya.
Engkau pencipta dan pelindungnya.

Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami.
Rukunkan antar hati kami Tunjuki kami jalan keselamatan.
Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang.
Jadikan kumpulan kami jama’ah orang muda yang menghormati orang tua.
Dan jama’ah orang tua yang menyayangi orang muda.
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman.
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian

Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar.
Wahai yang menyambung segala yang patah.
Wahai yang menemani semua yang tersendiri.
Wahai pengaman segala yang takut.
Wahai penguat segala yang lemah.
Mudah bagimu memudahkan segala yang susah.
Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran.
Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak.
Engkau Maha Tahu dan melihatnya.

Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu.
Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu.
Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur.
Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus.
Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami.
Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami.
Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara.
Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana pada kami.
“ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih”

Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu.
Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu.
Berlaku pasti atas kami hukum-Mu.
Adil pasti atas kami keputusan-Mu.

Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu.
Dengan semua nama yang jadi milik-Mu.
Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu.
Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu.
Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu.
Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib.
Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur’an yang agung.
Sebagai musim bunga hati kami
Cahaya hati kami.
Pelipur sedih dan duka kami.
Pencerah mata kami.

Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang menenggelamkan dunia.
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang marak menyala
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Fir’aun dan laut yang mengancam nyawa
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat, pasukan sekutu Ahzab angkara murka
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam, dan perut ikan
Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya
Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya
Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara

Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia
Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka
Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya

Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami
Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami.
Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri.
Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti. Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu.
Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab.
Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati, ummatku ummatku.
Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan.
Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera.
Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan

Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami da’i penyeru iman.
Kepada nenek moyang kami penyembah berhala.
Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da’wah.
Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran.
Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini.
Kepada generasi berikut kami
Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini.
Dengan sikap malas dan enggan berda’wah.
Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa

(Ust. Rahmat Abdullah)

* * *

Berharap kita bisa menjadi sahabat di dunia dan akhirat. Berjuang bersama di dunia, berharap pertemuan di surga-Nya kelak. : ) Aamiin Yaa Robbal ‘alamiin..


20 responses to “Sahabat Dunia dan Akhirat

  1. amin.

    saya ingat saat masih dulu. saat bersama temen-temen rohis. subhanallah. indahnya kebersamaan di jalan ini.

    Like

  2. grubik says:

    hai nisa…

    sahabat yang belom pernah melihat batang hidungnya..
    haha

    Like

  3. bensdoing says:

    alhmdlh Ya Rabb ….sy bisa membaca postingan ini….!
    salam silahturahmi….!

    Like

  4. alinaun says:

    subhanallah, yah. indah sekali.. ^^

    Like

  5. Danu AKbar says:

    Kunjungan untuk pertama kalinya nih kayaknya..
    Salam kenal..😀

    Like

  6. dhila13 says:

    aamiin… tetap bersemangat ukhuwah!😉

    Like

  7. ahsinmuslim says:

    nice post kawan. merajut ukhuwah lewat laman kecil bernama blog.
    salam kenal dari ahsin..

    Like

  8. Asop says:

    Saya ikut mengamini.🙂

    Like

  9. fi says:

    Aamiin..
    semoga ana sahabat antum juga.. aamiin, hehe..

    kadang2 juga kita harus tahan dengan kondisi tidak semua orang menyukai keberadaan kita ukh, kadang2 malah sampai benci setengah mati.. bagian dari ujian ALLAH..

    oh ya ukh, kalau boleh kasih tahu, yang bener “speechless”, bukan “speachless” ya.. ^^v ‘afwan…

    Like

  10. aamiin….
    begitu indahnya dalam dekapan ukhuwah…

    Like

  11. amin…
    ah… begitu indah dalam kebersamaan ukhuwah
    `SEMANGAT!!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: