. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Satu Lagi, yang Terjangkau di Dunia Nyata

on 20 October 2011

Ba’da maghrib Sabtu sekitar 3 pekan yang lalu. Seorang embak berkerudung dan bergamis ungu menyambutku dengan salam, jabat tangan, dan menanyakan nama.

Dengan santai kumenjawab, “Nisa”

Ini.. Nisa UNAIR?”, tanya mbak tersebut seperti mengenaliku.

Iya”, jawabku ringan.

Mbak tersebut kembali bertanya, “Nisa yang kakaknya di informatika ITS?”

Jawabku lagi, “Iya.. Lhoh.. Embak ini siapa?

Mbak Fifin, Dek…”

Ohhh…”, saya baru ngeh.

Subhanallah.. Ndak nyangka sekali. Saya berjumpa dengan seseorang yang dahulu pertama mengenalinya melalui Friendster!! Wihh jadul banget ya.. Seneng banget tapi lho..

Saya dan Mbak Fifin Abqoriyah sama-sama tercatat sebagai santri/murid di Rumah Al-Qur’an IKADI (Ikatan Dai Indonesia) Surabaya. Dan malam itu kami berjumpa di jadwal belajar yang sama di Cabang Gubeng. Sebenarnya Mbak Fifin ikut Rumah Al-Qur’an IKADI Cabang Sukolilo di dekat ITS, karena benturan jadwal dengan kursus Bahasa Inggris, maka beliau mengikuti jadwal Sabtu malam di Cabang Gubeng. Karena kami berbeda dalam mengambil program kelas, maka kami hanya bercakap sejenak saja lalu berpisah menuju ustadz atau ustadzah kami masing-masing.

Hihii.. Saya jadi ngerasa lucu gimana gitu.. Dahulu saya juga pernah berjumpa dengan dua kawan yang pertama kenalnya lewat Friendster. Kawan yang pertama adalah Siska Ariyani. Sekitar tahun 2009 lalu, kami kegirangan saat sama-sama diterima di Universitas Airlangga. Saya masuk FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) dan Siska di FST (Fakultas Sains dan Teknologi) jurusan Fisika. Yang membuat lebih heboh adalah ketika kami saling menanyakan lokasi Ospek tingkat Universitas.

Kamu di mana Sin, PPKMBnya?”

Kalau gak salah di FISIP gedung C ruang 22.”

Wow, ternyata kami satu ruangan ospek!

Saat hari pertama ospek saya sudah SMS duluan, tapi ternyata Siska ndak bawa hape. Akhirnya dia mengajak saya barengan mulai hari kedua ospek, kami janjian di pintu masuk ruangan. Karena saya berangkatnya mepet-mepet, jadilah dia menunggu. Akhirnya kudapati seorang gadis berkerudung dengan ransel kombinasi biru muda dan hitam di dekat meja registrasi. Sudah kuduga, sejak kemarin saya udah nebak kalau dia Siska, cuma kemarin saya diem aja😛.

Tentang kawan lain yang pertama kenalnya juga di Friendster adalah Nurina Aisyah. Dia ini sahabat baiknya Siska, yang saat kelas 3 SMA lalu rajin betul buat tahajud call, mbangunin saya. Meskipun kami berbeda kampus (Nuri di ITS jurusan Teknik Informatika), tapi saya pernah main ke kost Nuri di Perum Dosen ITS. Hehe.. tambah nggak nyangka pisan bisa ketemu.

Satu lagi kawan ITS yang pernah kutemui adalah Dek Anla Arinda yang kini kuliah di jurusan Teknik Lingkungan. Kami berjumpa saat dia SNMPTN di kampus saya😀. Saya mendatangi ruang tempat dia ujian dan dengan pede langsung nyamperin. “Eh, Dek Arin ya?”. Lalu saya menemani Arin yang menunggu jemputan kakak perempuannya di gazebo depan FKM sambil ngobrolin SNMPTN, dunia sekolah, dunia kuliah, juga tentang dunia blog.

Bukan hanya mereka yang pernah terjangkau di Surabaya. Ada pula Mbak Lyla Flylha. Beliau pertama saya kenali lewat Plurk. Pada salah satu malam pada 10 hari terakhir Ramadhan 1431 Hijriyah silam, kami janjian iktikaf bareng di Masjid Al-Akbar Surabaya. Senang sekali rasanya😀, apalagi makan buka puasanya saya ditraktir lho sama Mbak Lyla, hehe makasih banyak mbak. Hawa Surabaya beneran terasa sejuuukk bener pagi di keesokan harinya. ^__^

-foto ini view dari halaman masjid Al-Akbar saat itu-

Dan dua orang plurker lain yang pernah saya temui sebelumnya adalah Ning Ifa Urifah dan Pak Fajar Embun (temen-temen biasa manggil Bom-bom), keduanya saya jumpai bersamaan di Kedai Assalamu’alaikum di Malang. Waktu itu Ning Urifah mentraktir kami. Saya pesan Es Kopyor enak bener:mrgreen:. Hhe.. dari tadi kok ditraktir melulu yaa.. Iya sih karena saya yang paling kecil di antara mereka😛.

Nah, di Malang pula lah saya pertama kali menjumpai orang yang pertama kali kenalnya lewat dunia maya. Adalah Pak Heri Mulyo Cahyo, yang sebenarnya kami sama-sama menjadi civitas akademika MAN Malang I, saya tercatat sebagai murid dan Pak Heri menjadi karyawan unit tata usaha di sana saat itu. Tapi saya nggak kenal sama sekali saat itu, dan baru dikenalkan dengan beliau oleh kawan blogger di sebuah forum conference YM😀. Heboh bener forumnya para pencetus IBSN (Indonesia Beautiful Sharing Network) kala itu. Xixixii.. di sekolah nggak kenal, malah di blogsphere kenal duluan. Akhirnya suatu hari (pas sudah jadi alumni MAN Malang I kalau nggak salah), saat bersilaturrahim ke guru-guru, saya beranikan diri untuk menampakkan diri, “Pak Heri, saya Nisa.”:mrgreen:. Dan saya malah dapet pentungan, “He, Nis. Kamu ini kok nggak pernah ikut lomba-lomba?”. Gedubrak…

Yang terakhir, yang paling fenomenal adalah saat saya sengaja mbolang dari Solo ke Tengaran (masih termasuk atau dekat Salatiga) buat mampir ke tempat ngajar Mbak Yulie di sebuah SMP Islam Terpadu, hehe.. Beliau ini juga saya kenalnya pertama lewat Facebook. Hiks,, ndak nyangka juga bisa menapak ke sana.

Mungkin mbak-mbak kakak kelas saya di kampus atau mbak di kontrakan terheran-heran, kok Nisa bisa ya berteman di dunia maya kayak begitu. “Hati-hati lho, Dek..”, begitu mereka mengingatkan. Ndak tahu, saya kok jadi ketularan heran. Asal saling berta’awun dalam kebaikan dan ketaatan sih saya nggak masalah, batin saya. Hanya saja berdasarkan hasil muhasabah diri, yang perlu dicermati adalah adab-adab pergaulan yang telah dipahami dan dipegang yang mungkin harus bisa lebih dipertanggungjawabkan komitmennya. Begitukah?


26 responses to “Satu Lagi, yang Terjangkau di Dunia Nyata

  1. asti says:

    Dunia maya tak semuanya membawa kesan yang negatif…

    Like

  2. VITOnews says:

    semoga persahabatan tetap terjalin dengan baik selamanya…………….

    Like

  3. rumahniefha says:

    Kita sama dong, Nis🙂
    Sampe pada heran, “kok bisa sih deket sama dia padahal kalian belom pernah ketemu?”
    # berasa udah kenal lama waktu ketemu sama Teh Prihatin Nur Latifah ato Teh Shabira Ika (mereka temen blog di WP)

    Like

  4. phiy says:

    kita blm ketemu nih. yuk kpn k jkt?:mrgreen:

    Like

  5. indahnya ukhuwah,, dari maya menjadi nyata

    Like

  6. buah manis dari ‘social network’:mrgreen:

    Like

  7. anla arinda says:

    mbk. . .
    Saya di Statistika😀

    Like

  8. Ahmad Alkadri says:

    Setuju sekali,, asal berteman di dunia mayanya dengan baik, pasti tak akan apa-apa. Insya Allah ujungnya pasti menyenangkan😀

    Like

  9. alamendah says:

    Asyiknya bisa melanjutkan perahbatn di dunia maya menjadi persahabatan di dunia nyata

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: