. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Perjalanan Panjang Dodol NTB

on 19 November 2011

“Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada salat dan saum?” Sahabat menjawab, “Tentu saja!” Rasulullah pun kemudian menjelaskan, “Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan ukhuwah di antara mereka, (semua itu) adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali persaudaraan”

(H.R. Bukhari-Muslim).

* * *

Jika diingat-ingat.. Tiga kali sudah saya batal bersilaturrahim ke saudara-saudari di kampus-kampus tetangga. Yang pertama tidak jadi ke IPB pada saat ada moment PUSKOMDAYS di bulan Juni lalu karena saat itu bertepatan mau ada walimah sahabat saya di Malang. Yang kedua, tidak jadi mbolang ke Sarasehan Nasional LDK di UGM pada oktober kemarin karena saat itu bersamaan dengan detik-detik jelang UTS. Sebenarnya saya fine-fine aja sama UTS, hanya saja saya terlanjur merasa horror dengan mata kuliah hari pertama, trauma sama biostatistika. Kemudian yang ketiga, saya ndak jadi berangkat ke UI pada Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional) FDKMI dan Simposium Kesehatan Nasional di bulan ini, karena banyak hal..

Ya Allah, saya ingin sekali bertemu dengan kawan-kawan seperjuangan yang ada di penjuru bumi ini..

Meski mungkin saya masih sering membengkalai diri untuk berjaulah ke sana kemari, saya sangat bersyukur jika teringat momen Musyawarah Nasional Forum Dakwah Kesehatan Masyarakat Indonesia (MUNAS FDKMI) pada pertengahan Juni lalu. Wow, dari namanya nggak kedengaran horror kan ^^? Jangan khawatir soal tajuk “dakwah”, di sana itu berkumpul sahabat-sahabat yang sangat bersemangat mengajak pada kebaikan dan mencegah kemungkaran yang biasa dikenal dengan amar ma’ruf nahi munkar sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Imron : 104 dan 110 lhoo.. ^__^, nahh.. karena kebaikan yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan kejahatan yang terorganisir, maka berkumpullah mereka dalam sebuah barisan yang harus teratur..

Forum Dakwah Kesehatan Masyarakat Indonesia (FDKMI) merupakan suatu forum bagi seluruh Lembaga Dakwah di Indonesia yang memiliki core competence yang sama di bidang kesehatan masyarakat. FDKMI dideklarasikan pada tanggal 11 Juni 2011 di Unair, Surabaya dengan ditandatangani oleh perwakilan Lembaga Dakwah Fakultas Kesehatan Masyarakat dari UI, Unand, Undip, Unsri, Unsoed, UNTB, dan tentunya UNAIR.

–maafkeun, karena saya belum ngopi file2 dokumentasi,, jadi yang ada cuma ini..–

Tiga hari MUNAS FDKMI menyisakan kenangan begitu dalam. Di hari terakhir perpisahan dengan teman-teman lintas kampus ini, saya sampai ndak bisa menahan tangis di mushola T_T, hingga teman-teman dari Unand (Universitas Andalas) menghibur bak sang kakak. *Aduh, Nisaa..* Begitu juga saat mengantarkan saudari-saudari dari NTB menuju Bandara Juanda dengan kecepatan penuh naik motor, di detik-detik pesawat hampir mengepakkan sayapnya, seorang mbak dari NTB yang kukenal sangat heboh dan lucu bisa juga menitikkan air matanya.. :’)

Dan ngomong-ngomong soal seorang saudari dari NTB tersebut, pada saat kajian di hari Rabu pekan ini..

“Dek, ini lho.. Dodol dari Mbak Yachtie.”, kata Mbak Memey sambil menyodorkan dodol khas NTB dengan 3 macam rasa, enaakkk.

“Lho, emang Mbak Yachtie dateng Rapimnas di UI kemarin?”, sambil mencomot dodol NTB.

“Enggak Dek, jadi beliau menitipkan ke temen UNTB yang berangkat ke Jakarta. Nah, terus di Rapimnas yang di UI itu, dodolnya dititipkan lagi ke Akh Kiki, dari Akh Kiki baru diberikan ke kita…”.

“Subhanallah.. Jauh-jauh dari NTB-Jakarta-Surabaya ini dodolnya.. sampai dititipkan dari tangan ke tangan..”

:’)

Jazakillah khoiron katsir, mbak.. Dodol sudah kami terima dengan penuh senyum bahagia dari tanah Surabaya. Dodol yang mengingatkanku pada indahnya ukhuwah, bahwa bait-bait doa tak boleh lupa dipanjatkan kepada-Nya untuk saudara-saudari yang senantiasa meneguhkan dirinya pada langkah-langkah mengorganisir kebaikan. Bahwa ukhuwah takkan lekang oleh jarak geografis, takkan sirna oleh terkam sang waktu yang menenggelamkan kita pada kesibukan masing-masing.. Yang sangat penting adalah bahwa kita saling mengingat pada doa-doa yang dilantunkan..

–ilustrasi dodolnya, karena foto yang asli masih di HP teman belum dipindah ^^v–

____________________________________________________________________________________________________

Jadi, sudahkah mendoakan saudara-saudari kita hari ini?


12 responses to “Perjalanan Panjang Dodol NTB

  1. wow, mantapks aktivis yang satu ini. ckckckck

    Like

  2. Mila says:

    Ada dodol rumput laut disini🙂

    saya juga suka

    nanti saya bawakan yang banyak ya Mb Nis🙂

    Like

  3. dhila13 says:

    dodolnya enak gak?😀

    Like

  4. rumahniefha says:

    btw, kalo nisa ke UGM, kasih kabar ya.. sapa tau kita bisa kupdaran:D

    Like

  5. rumahniefha says:

    Nisaaa…
    kerjain PR-nya ya ^^
    http://rumahniefha.wordpress.com/2011/11/19/jaman-sd-pr-dari-sikupu

    oia, dodolnya masih ada nggak?
    yang dari rumput laut laut kan?

    Like

    • Nisa says:

      Oke bu guru, insyaAllah digarap🙂

      Dodolnya dah abis kayaknya.. Yang dari rumput laut itu dikasih pas FDKMI, yang kemarin bukan dari rumput laut kayake *mikir*

      Like

  6. Ibnu Muslich CH says:

    jadi ingat teman dari NTB yang dulu nyasar ke sidoarjo,
    bagaimana kabarnya? semoga selalu dalam lindunganNya.

    salam ukhuwah

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: