. . . menCOBA menCARI deDAUNan yang berSERAKan . . .

… tempatku belajar banyak hal …

Tunanetra dengan mata cahaya Qur’an

nisa reblog postingannya ya, Octa…

*saya pun kembali belajar mengeja “syukur”

ada juga kisah sang adik.. http://www.youtube.com/watch?v=5BuecNMIhKQ
dan saudara kita berikut… http://www.youtube.com/watch?v=b371Y9N1jgo

😥

semoga kita bisa menjadi hamba-Nya yang pandai bersyukur, aamiin…

Senang Dapat Berbagi Bukan Sekedar Eksistensi

Dengannya kita dapat melihat ribuan keindahan

Katanya kita mudah banyak mengucap syukur

Anggapannya anugerah termahal dari-Nya

Dialah mata

Sepasang bola mata yang menyempurnakan penciptaan struktur fungsi tubuh kita. Tapi adakah syukur menyertai ketika Allah telah memberikan kesempurnaan? Optimalkah kita menggunakannya? Terutama untuk sekedar bermunajahah kepada-Nya. Rabb yang memiliki keseluruhan dari hidup kita.

Berbicara mengenai mata, fungsi dan keberadaannya. Siang ini rasanya mata ini basah dengan guyuran rintihan air mata perih yang menyayat hati ketika melihat sosok Ustadz Tunanetra bernama Furqon yang di matanya yang tak dapat melihat terpancar cahaya Qur’an.

Matanya seakan melihat dengan sungguh-sungguh, jarinya dengan sigap meraba lembaran kertas panjang dan lebar dan kepala tertunduk menghayati apa yang disenandungkannya. Al-Qur’an!

Suara merdunya menyenandungkan firman-Nya yang begitu indah, padahal matanya tak kunjung terbuka.

Langkah kakinya ragu melangkah tapi mudah saja baginya untuk berangkat ke Masjid Shalat berjama’ah.

Genggaman tangannya dengan pasti menggenggam uang untuk disedekahkan padahal tidak selalu pasti…

View original post 365 more words

Advertisements
9 Comments »

Jangan Berbalik..

istiqomah

“Jika kau telah berada di Jalan Allah, melesatlah dengan kencang.

Jika sulit, maka tetaplah berlari meski kecil langkahmu.

Bila engkau lelah, berjalanlah menghela lapang.

Dan bila semua itu tak mampu kau lakukan, tetaplah maju meski terus merangkak nyalang, dan jangan pernah sekalipun berbalik ke belakang.”

(Asy Syafi’i)

 

Ada kalanya, menemui diri yang berbeda. Tidak sesuai dengan fitrah iman. Usai melakukannya, sesal tersisa. Semoga juga taubat sebelum terlambat.. : ‘(.

Obrolan ringan dengan adek kost kemarin siang, tentang gejala futur Read the rest of this entry »

12 Comments »

Minta MuupH… Afwan… ^^

Hhu . . hu . . . jadi pengen nangis nih pas nulis ini. . . T_T Saya merasa sangat bersalah karena gak istiqomah ngeposting di blog ini. Saat ini saya sedang menemui masa-masa yang membuat saya nggak bisa ngeposting niyh… salah satunya adalah sebuah alasan klasik yaitu “udah kelas XII, sin…!! ntar aja ngeblognya….” Halah. . . hatiku biasanya mbisikin kaya gitu . . iya, emang sekarang jarang banget onlenn di warnet (karena gak pasang internet di rumah, jadi musti ke warnet.. ^^). Sebenarnya gak pantes juga kalu alasan tersebut saya jadikan alasan untuk lama gak posting. Hikz.. hiks.. soalnya saya juga ngerasa kalu bikin postingan di blog tuh sama sekali gak ganggu belajar n malah jadi sarana buat belajar menulis. Tapi lha gimana lagi, tugas-tugas pada bejibun, ulangan yang teruz menerus, n tanggal 20-24 April ntar pelaksanaan UAN. Bisa dibayangin kan, , , ?! Read the rest of this entry »

4 Comments »

maaph ya…

Minal Aidzin wal faidzin…

Ngaturaken sedaya kalepatan nggih… ^^

Leave a comment »

%d bloggers like this: